Dec 9 2016

Kenali Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

Saat ini fasilitas perbankan di Indonesia telah memungkinkan Anda untuk mendapatkan dana berupa pinjaman yang dapat Anda pakai untuk berbagai jenis kebutuhan. Oleh karena itu, tentunya banyak sekali jenis kredit yang ditawarkan oleh bank, tetapi secara garis besar ada 2 jenis fasilitas kredit pada umumnya, kredit dengan agunan atau kredit tanpa agunan.

KTA atau kredit tanpa agunan adalah jenis kredit yang tidak perlu memberikan jaminan atas pinjaman yang diberikan. Meski diberikan tanpa jaminan, peminjam tetap diharuskan membayar sejumlah cicilan yang terdiri dari pinjaman pokok dan bunga pinjaman. Biasanya, kualitas kredit calon debitur akan dinilai melalui data-data yang terkumpul dari lembaga keuangan lainnya dalam waktu 24 bulan terakhir. Kondisi keuangan calon debitur juga dinilai melalui selip gaji, NPWP (Nomor Polisi Wajib Pajak) atau dokumen lainnya. Kegagalan membayar cicilan akan mengakibatkan seluruh aset pengganti uang yang kita miliki disita oleh bank.

Sedangkan kredit dengan agunan adalah kredit pinjaman yang diberikan oleh bank dimana calon debitur diharuskan memberikan jaminan berupa deposito, aset properti maupun kendaraan, yang mana jika peminjam gagal membayar, jaminan tersebut akan disita oleh bank. Beberapa contoh kredit dengan agunan adalah kredit multiguna, KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPM (Kredit Pemilikan Mobil/ Motor). Lantas apa yang menjadi perbedaan kredit dengan agunan dan kredit tanpa agunan?

Kenali Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

Kenali Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

Bunga pinjaman
Pada kredit dengan agunan, peminjam akan memberikan jaminan sehingga bunga pinjaman yang dikenakan pada kredit dengan agunan biasanya lebih kecil dibandingkan KTA. Oleh karena itu, cicilan pada KTA akan lebih tinggi dibandingkan kredit dengan agunan.

Jumlah pinjaman
Pada kredit dengan angunan, biasanya pinjaman yang diberikan berkisar antara 70%-80% dari estimasi harga jaminan. Oleh karena itu, semakin bernilai jaminan yang diberikan, semakin tinggi pinjaman yang Anda dapatkan.

Sedangkan pada KTA, peminjam hanya mendapatkan pinjaman yang biasanya maksimal hanya Rp 50 juta. Hal ini dikarenakan bank tidak memiliki estimasi kelayakan kondisi keuangan peminjam sehingga jumlah pinjaman tidak besar.

Tenor pinjaman atau plafon pinjaman
Adalah jangka waktu yang diberikan untuk pelunasan kredit. Pada KTA tenor kredit biasanya sangat singkat yaitu 1-2 tahun, hal ini juga berhubungan dengan jumlah pokok pinjaman yang tidak terlalu tinggi. Sedangkan pada kredit dengan agunan, tenor kredit dapat mencapai 25 tahun, semakin tinggi jumlah kredit, semakin lama tenor pinjaman.

Proses pencairan
Bank harus melakukan appraisal (penilaian) serta evaluasi aset yang anda jadikan jaminan, dan proses ini memakan waktu. Selain itu, karena jumlah pinjaman yang lumayan besar, syarat pada pengajuan kredit dengan agunan lebih kompleks, sehingga waktu yang digunakan untuk proses pencairan cukup lama. Sebaliknya, pada KTA, pengaju akan mendapatkan pinjaman dengan cepat tanpa adanya syarat yang bertele-tele dan tanpa adanya proses appraisal dari bank.

Tujuan pinjaman
KTA sesuai dengan peminjam yang membutuhkan dana dengan jumlah yang tidak seberapa tetapi cepat (bersifat segera). Calon debitur juga siap menerima konsekuensi bunga yang lebih tinggi. Biasanya, peminjam akan mengajukan kredit tanpa agunan ini jika mempunyai kebutuhan yang bersifat mendesak, seperti biaya perawatan rumah sakit atau biaya pendidikan.

Pada kredit multiguna, peminjam biasanya tidak membutuhkan uang tersebut untuk kebutuhan yang mendesak, mereka biasanya rela menunggu sedikit lebih lama demi jumlah pinjaman yang lebih besar.

Mereka pun mempunyai aset yang bersedia mereka berikan untuk pinjaman dengan konsekuensi aset tersebut diambil oleh bank jika mereka gagal membayar. Biasanya, peminjam yang mengajukan kredit dengan agunan mempunyai pembiayaan kebutuhan jangka panjang seperti KPR atau kredit usaha.

Jadi, itulah beberapa perbedaan antara kredit dengan agunan dan tanpa agunan. Semoga artikel ini bisa memberikan banyak manfaat dan pengetahuan untuk Anda. Dan untuk saran sedikit, jika Anda berniat untuk mengajukan pinjaman dari bank, alangkah baiknya untuk memikirkan terlebih dahulu tujuan dari dana tersebut.

| Kenali Perbedaan Kredit dengan Agunan dan Tanpa Agunan

  • Inilah Alasan Kartu Kredit Lebih Aman dari Kartu Debit

    Bisnis,- Kartu kredit dan debit adalah alat pembayaran, namun keduanya menyediakan pelayanan yang berbeda. Yang satu langsung menarik uang dari rekening setiap...

  • Panduan Mudah dan Tepat Membaca Tagihan Kartu Kredit

    Berita bisnis,- Kartu kredit menjadi salah satu alat transaksi yang praktis dan menguntungkan. Praktis karena Anda hanya perlu mengisi identitas kartu kredit...

  • Waspadai, Modus Kejahatan Bagi Pengguna ATM

    Berita Bisnis,- Tentunya Anda sering menggunakan fasilitas ATM dari perbankan untuk berbagai keperluan baik pribadi maupun bisnis. Banyak transaksi yang dapat dilakukan...

  • 4 Strategi Untuk Memaksimalkan Imbal Hasil dari Deposito

    Bisnis,- Deposito menjadi salah satu pilihan banyak orang untuk berinvestasi. Selain itu, deposito juga memilik keunggulan utama yaitu aman dan cenderung minim...