Nov 28 2015

Apa yang Menjadi Faktor Penyebab Terjadinya Kemiskinan?

Kemiskinan merupakan keadaan dimana terjadi ketidakmampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan serta kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

Baca Juga: Belajar Bisnis

Di Indonesia kemiskinan terus meningkat, sehingga munculah dampak negatif dari itu semua, seperti meningkatnya kriminalitas, menurunnya daya beli masyarakat, tidak terpenuhinya kebutuhan pokok kehidupan, meningkatnya pengangguran, dsb. Lalu, sebenarnya apa yang menjadi faktor penyebab terjadinya kemiskinan?

Faktor Penyebab Terjadinya Kemiskinan di Indonesia

kemiskinan

Pendapatan Perkapita Penduduk

Meskipun ekonomi tumbuh dengan baik, tetapi sebagian orang tetap berada dalam kemiskinan. Hal ini terjadi disebabkan oleh peningkatan kontra prestasi (gaji, honor, upah, dan bentuk lain) yang selama ini terjadi di Indonesia hanya dinikmati oleh sebagian orang. Peningkatan kontra prestasi tersebut tidak sampai menyentuh pada kelompok yang berada pada garis kemiskinan.

Rasio Ketergantungan Penduduk

Sebenarnya tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengurangan faktor penyebab kemiskinan. Artinya jikalau nantinya penduduk yang saat ini sedang sekolah (SMP/SMA/Diploma/Sarjana) telah lulus, maka kehadira mereka tidak akan membantu mengurangi faktor penyebab kemiskinan. Tetapi kehadiran mereka justru akan menambah besar nilai rasio ketergantungan.

Penyebab kemiskinan adalah adanya ledakan penduduk yang tidak terkendali karena akan menimbulkan pola hidup yang serba pas-pasan. Masyarakat miskin tidak akan pernah berhasil mencapai taraf hidup yang lebih tinggi dari tingkat subsiten, kecuali apabila mereka mengadakan pemeriksaan pengendalian preventif terhadap pertumbuhan populasi mereka, atau dengan menerapkan pengendalian kelahiran. Apabila setiap keluarga memiliki tiga orang anak yang berarti dalam satu keluarga akan terdiri dari lima jiwa. Semakin besar jumlah anak maka semakin besar jumlah tanggungan yang harus di tanggung oleh kepala keluarga. Selanjutnya semakin besar jumlah penduduk yang berusia tidak produktif, maka semakin besar tanggungan yang harus di tanggung oleh penduduk usia produktif.

Pertumbuhan Ekonomi

Kenaikan pertumbuhan ekonomi yang telah di capai Indonesia sekarang ini hanya bisa dinikmati oleh sebagian kecil orang di Indonesia. Efeknya akan memunculkan kemiskinan struktural dimana pertumbuhan ekonomi yang tinggi hanya bisa dinikmati oleh sebagian kecil orang kaya, sementara bagian terbesar masyarakat yang tetap miskin.

Baca Juga: Cara Mengelola Keuangan Setiap Bulan

Pengurangan kemiskinan di suatu negara dan di waktu tertentu ditentukan secara penuh oleh tingkat pertumbuhan ekonomi dan perubahan distribusi pendapatan. Hubungan ini sesuai dengan teori “tricle down effect” dimana bila ekonomi tumbuh, maka secara otomatis akan terjadi pemerataan hasil-hasil pembangunan atau perembesan ke bawah sehingga hasil-hasil pembangungan dapat dinikmati oleh kelompok miskin. Dengan demikian kaum miskin dapat keluar dari kemiskinannya.

Persentase tenaga kerja di sektor pertanian

Dengan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, maka kemiskinan di Indonesia dapat berkurang. Namun, mengingat sebagian sektor pertanian memiliki pendidikan SD kebawah, maka hal tersebut tidak mampu mengurangi faktor penyebab kemiskinan. Untuk itu, program pengentasan kemiskinan di sektor pertanian perlu di prioritaskan. Dengan cara: Pembangunan sektor pertanian melalui perbaikan lahan pertanian, perikanan, dan kehutanan serta pembangunan masyarakat pedesaan perlu menjadi pijakan untuk membawa masyarakat Indonesia keluar dari permasalahan kemiskinan.

Pengaruh penghasilan terhadap kemiskinan

Seseorang yang memiliki pendapatan yang tinggi dapat menyisakan hasil pendapatannya untuk memutar kembali uang yang telah diperoleh agar dapat menghasilkan tambahan pendapatan. Sedangkan seseorang yang memiliki pendapatan rendah tidak dapat menyisakan ataupun memutar kembali uang yang diperoleh, karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah sangat kesulitan.

Orang yang bekerja lebih ringan dan santai justru mendapatkan pendapatan yang tinggi karena tanggung jawab yang besar. Namun, orang yang bekerja lebih berat, mereka malah mendapatkan penghasilan yang rendah. Hal ini tentunya yang membedakan, pekerjaan yang menggunakan otak dan pekerjaan yang menggunakan tenaga. Anda sendiri pasti bisa membedakannya.

Menurut Djojohadikusumo (1989 : 20), pendapatan per kapita menunjukan tingkat hidup masyarakat dalam suatu wilayah. Dengan meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat dalam suatu wilayah tersebut juga akan meningkat. Oleh karena itu pendapatan per kapita suatu wilayah sering kali menjadi tolak ukur dari ketidak berhasilan suatu daerah untuk menciptakan pembangunan yang pesat.

Nah, jadi itulah beberapa point penting mengenai faktor penyebab terjadinya kemiskinan.

 

 

| Faktor Penyebab Terjadinya Kemiskinan

  • Trik Supaya Bos Menaikkan Gaji Tanpa Harus Diminta

    Bisnis,- Semua pegawai atau karyawan tentunya ingin mendapatkan gaji yang sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Namun, sayangnya tidak semua orang bisa...

  • Ini Dia Profesi Tanpa Gelar Sarjana dengan Gaji Besar

    Bisnis,- Tak jarang banyak orang yang mengatakan bahwa pendidikan tinggi akan menjamin gaji seseorang akan tinggi pula. Sejak masa kanak-kanak, tekanan teman...

  • Mengintip Gaya Hidup Mewah Ala Raja Arab Saudi

    Info Bisnis,- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud akan mengunjungi Indonesia selama 9 hari. Pada 1-3 Maret nanti Raja Salman akan...

  • Punya Banyak Teman Memudahkan Anda Cari Kerja

    Bisnis,- Zaman sekarang mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, namun bukan tidak mungkin juga Anda bisa lebih cepat memperoleh pekerjaan yang diidamkan...